DNA: Buah
Ringkasan: Kasih adalah buah yang dicari Yesus.
Baca 1 menit

Ringkasan: Kasih adalah buah yang dicari Yesus.
Adanya buah menunjukkan banyak hal tentang hidup seseorang. Dalam Yohanes 15:8, Yesus berkata, “Jika kamu menghasilkan banyak buah, kamu adalah murid-Ku yang sejati” (NLT).
Dalam bagian ini, Yesus menekankan hubungan penuh kasih antara kita dan Dia—bukan seperti budak dengan tuan, melainkan seperti sahabat dengan sahabat. “Sama seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikian juga Aku telah mengasihi kamu. Tinggallah di dalam kasih-Ku” (Yohanes 15:9, HCSB).
Kasih adalah buah yang dicari Yesus.
Yesus tahu bahwa Bapa mengasihi-Nya. Karena kasih itu, Dia membagikan kasih. Tinggal dalam kasih-Nya berarti mengalami sendiri bahwa kita dikasihi. Saat tahu bahwa kita dikasihi, kita akan membagikan kasih dan membuktikan bahwa kita pengikut Yesus yang sejati.
Ada banyak hal tentang Kerajaan Allah yang tidak bisa kita kendalikan—misalnya, apakah seseorang dalam kelompok kecil kita memutuskan untuk mengikuti Yesus, atau apakah orang-orang dalam kelompok kecil kita setia membagikan Injil dan memulai tiga kelompok kecil baru (pasti menyenangkan!). Namun, pilihan orang lain tidak bisa kita kendalikan.
Yang bisa kita kendalikan adalah menjadi orang yang penuh kasih dan mendorong orang lain untuk menjadi orang yang penuh kasih. Kasih mendorong seseorang melampaui lingkungan sosial dan budayanya untuk membagikan Injil. Kasih menuntun seseorang untuk melepaskan keinginannya sendiri dan memberi dengan murah hati. Kasih menggerakkan seseorang untuk mengorbankan waktu dan kenyamanan agar orang lain bisa mengenal Allah.
Apa yang akan terjadi jika kita selalu mencari kesempatan agar kelompok kecil kita menjadi kelompok yang penuh kasih? Kepada siapa mereka akan membagikan Injil? Berapa banyak waktu yang akan mereka korbankan agar orang lain bisa mendengarnya? Seberapa murah hati mereka agar orang lain bisa mendengarnya?
Siap menerapkannya?
Mulai buat aplikasi untuk orang-orang yang Anda layani, atau bicarakan dulu dengan kami.


