Perlengkapan Kelompok Kecil: Berlatih Perjamuan Tuhan
Ringkasan: Jika Yesus tidak membuat Perjamuan Tuhan menjadi rumit, kita juga tidak perlu membuatnya rumit.
Baca 1 menit

Ringkasan: Kalau Yesus tidak membuat Perjamuan Tuhan menjadi rumit, kita juga tidak perlu membuatnya rumit.
Dalam rangkaian blog “Kotak Alat” ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan yang paling sering muncul tentang memimpin kelompok kecil. Kalau ada pertanyaan yang ingin kalian ajukan, kirim saja pesan kepada kami!
Bagaimana kita melakukan Perjamuan Tuhan dalam kelompok kecil?
Yesus memberi contoh Perjamuan Tuhan dengan cara yang sederhana, meskipun ini merupakan bagian yang penting dan mendasar. Dan kalau Yesus tidak membuat Perjamuan Tuhan menjadi rumit, kita juga tidak perlu membuatnya rumit.
Cara sederhana untuk melakukan Perjamuan Tuhan adalah membaca perkataan yang sama seperti yang Yesus ucapkan kepada murid-murid-Nya pada malam ketika Dia menetapkannya. Bagian ini terdapat dalam 1 Korintus 11:23-26, saat Paulus mengulangi kisah Kristus.
Bacalah bagian itu, lalu berhentilah sejenak agar ada waktu untuk berdoa dan merenung. Beri setiap orang kesempatan untuk melihat ke dalam diri, bertobat jika perlu, dan bersyukur atas keselamatan. Lalu, makanlah roti dan minumlah anggur bersama-sama. Setelah itu, anggota kelompok kecil bisa bergiliran mengucapkan rasa syukur dan pujian atas karya Kristus di kayu salib.
Beberapa hal praktis: “anggur” tidak harus benar-benar anggur atau bahkan jus anggur. Jus cranberry juga berwarna merah. Siapkan porsi kecil yang cukup untuk sekali teguk dan sekali makan. Potongan biskuit bisa menjadi pengganti Tubuh Kristus jika tidak ada roti. Kalau ada anggota kelompok kecil yang tidak bisa makan gluten, keripik kentang juga bisa digunakan. (Di beberapa tempat di dunia, orang percaya yang dipenjara menggunakan nasi dan air.)
Yang penting, jangan sampai kita melupakan kebiasaan ini saat menolong murid-murid bertumbuh untuk mengikuti Yesus. Perjamuan Tuhan adalah bagian yang indah dan penting dari hidup kita sebagai jemaat, dan mengingatkan kita pada inti iman kita.
Siap menerapkannya?
Mulai buat aplikasi untuk orang-orang yang Anda layani, atau bicarakan dulu dengan kami.



