Lewati ke konten

Perlengkapan Kelompok Kecil: Kapan Memulai dan Di Mana Berkumpul?

Ringkasan: Berbagi hidup di sekitar meja mungkin terasa lebih hangat dan akrab daripada berbagi hidup di bangku gereja.

Baca 1 menit

Meja kayu besar dengan beragam kursi tua, ditata untuk makan malam santai bersama keluarga dan teman di ruang makan pada malam hari. Ada peralatan makan putih, gelas anggur, dan hiasan; fokus pada bagian tertentu

Ringkasan: Berbagi hidup di sekitar meja bisa terasa lebih akrab daripada berbagi hidup di bangku gereja.

Dalam rangkaian tulisan blog “Kotak Alat” ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan yang paling sering muncul tentang memimpin kelompok kecil. Kalau ada pertanyaan yang ingin kalian ajukan, kirim pesan kepada kami!

  1. Kapan sebaiknya saya memulai kelompok kecil?

Lebih cepat daripada yang kita kira! Setelah beberapa kali berbincang saja, kita bisa mengajak seseorang bergabung dalam kelompok kecil untuk belajar Alkitab. Kalau mereka tampak terbuka secara rohani, bergabung dengan kelompok kecil adalah langkah terbaik berikutnya. Mereka akan belajar mendengarkan dan menanggapi Tuhan dalam perjalanan sehari-hari, bukan membatasi kekristenan hanya pada satu peristiwa (misalnya, saat mereka berdoa memohon pengampunan dosa).

Kamu bisa berkata, “Kamu kelihatannya sangat tertarik untuk belajar lebih banyak tentang Yesus. Mau belajar seperti ini setiap minggu? Kita bisa membaca Alkitab dan belajar lebih banyak tentang Yesus lewat kisah-kisah tentang Dia. Besok saya ada waktu pukul . . .”

2. Di mana kelompok kecil baru sebaiknya bertemu?

Kelompok kecil bisa bertemu di mana saja, asalkan orang-orang bisa saling memahami dan tidak terganggu oleh suara keras atau orang lain. Di rumah, taman, kafe, dan sebagainya. Yang penting, orang-orang bisa berbagi secara terbuka dan jujur tentang bagaimana Roh Tuhan membimbing mereka untuk menaati-Nya.

Kalau memungkinkan, cobalah bertemu di tempat umum (seperti taman atau kafe) atau di rumah orang lain itu. Mengapa ini penting? Dengan begitu, kita menunjukkan bahwa bertumbuh dalam Yesus bisa terjadi di mana pun mereka berada, di lingkungan mereka sendiri.

Dalam segala hal, ingatlah bahwa berbagi hidup di sekitar meja bisa terasa lebih akrab daripada berbagi hidup di bangku gereja!

Siap menerapkannya?

Mulai buat aplikasi untuk orang-orang yang Anda layani, atau bicarakan dulu dengan kami.